JAKARTA — Jasa Raharja memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi korban kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh di kawasan Bekasi.
Komitmen ini ditegaskan melalui kunjungan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, ke sejumlah rumah sakit tempat korban dirawat, bersamaan dengan kunjungan Prabowo Subianto, Selasa (28/4).
Kunjungan dilakukan ke RSUD Bekasi dan RS Primaya Timur guna memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis optimal serta proses penjaminan berjalan cepat tanpa kendala administratif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Jasa Raharja terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, rumah sakit, dan operator perkeretaapian untuk mempercepat penanganan korban.
Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, serta unsur TNI-Polri dan manajemen rumah sakit.
Muhammad Awaluddin menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan, sejak awal kejadian pihaknya telah memastikan negara hadir memberikan perlindungan dasar bagi para korban.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









