Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan ke depan. Pihaknya menginisiasi tiga langkah utama, yakni integrasi data, perubahan pola layanan menjadi lebih proaktif, serta penyediaan layanan yang seamless bagi masyarakat.
“Bagaimana menyatukan data sehingga menjadi satu kesatuan, kemudian mengubah pola layanan dari reaktif menjadi proaktif, serta menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan terjangkau,” jelasnya.
Lebih lanjut, Awaluddin menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan layanan Samsat yang lebih efektif dan efisien.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menambahkan, inovasi layanan seperti Samsat keliling, Samsat malam, hingga layanan jemput bola terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan sekaligus mendorong pendapatan daerah.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen dan program kerja Pembina Samsat Tahun 2026. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat integrasi data serta menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi dan efisien.
Transformasi ini menjadi bukti kehadiran negara dalam memberikan kemudahan layanan administrasi kendaraan dan pembayaran pajak, sekaligus memastikan perlindungan sosial yang optimal bagi masyarakat. Sebagai salah satu pilar Samsat, Jasa Raharja berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang prima, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Halaman : 1 2









