TASIKMALAYA – PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya melaksanakan kunjungan audiensi resmi ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya. Pertemuan ini digelar dalam rangka memperkuat sinergi antar-lembaga, mengoptimalkan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta meningkatkan kualitas pelindungan dasar bagi masyarakat korban kecelakaan lalu lintas.
Pertemuan yang berlangsung hangat di Kantor OJK Tasikmalaya ini dihadiri langsung oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE, CPS beserta jajaran, dan diterima secara langsung oleh Pihak OJK Tasikmalaya.
Audiensi ini berfokus pada pembahasan beberapa poin utama, yaitu Optimalisasi Pendapatan PKB dan SWDKLLJ dengan Membahas langkah-langkah kolaboratif dan strategi sosialisasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat pemilik kendaraan bermotor di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya untuk melunasi kewajiban PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu, Penguatan Pelindungan Dasar Masyarakat untuk memastikan pemenuhan hak-hak masyarakat atas kepastian jaminan perlindungan dasar saat mengalami kecelakaan angkutan umum maupun lalu lintas jalan, memberikan edukasi dan Inklusi Keuangan untuk menggabungkan program edukasi literasi keuangan OJK dengan sosialisasi peran fungsi SWDKLLJ yang dikelola Jasa Raharja untuk kembalinya manfaat dana tersebut kepada Masyarakat dan Integrasi Data dan Inovasi Layanan Mendorong percepatan penanganan korban kecelakaan melalui sinergi ekosistem digital bersama instansi terkait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wahyu Pria Wibowo, SE, CPS, menjelaskan pentingnya dukungan OJK dalam mendorong kepatuhan masyarakat terkait keberlangsungan pengelolaan dana perlindungan kecelakaan. “SWDKLLJ yang dibayarkan oleh masyarakat bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan sumber dana utama yang dihimpun untuk memberikan kepastian santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Melalui audiensi bersama OJK Tasikmalaya ini, kami berharap dapat memperkuat dukungan lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pemilik kendaraan, sekaligus memastikan bahwa kehadiran negara melalui pelindungan dasar Jasa Raharja dirasakan secara cepat dan tepat oleh masyarakat,” ujarnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









