Ia meminta tiga unsur Tim Pembina Samsat yakni Bapenda, Kepolisian dan Jasa Raharja memperkuat konsolidasi dalam tiga hingga empat bulan menjelang akhir tahun. Peningkatan kepatuhan juga perlu dilakukan melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan daerah melalui kebijakan opsen pajak. Menurutnya, skema tersebut memungkinkan bagian penerimaan PKB disalurkan langsung ke kas pemerintah kabupaten dan kota sesuai potensi kendaraan di masing-masing wilayah.
Bobby juga mengusulkan kajian mengenai kemungkinan penyesuaian tarif PKB berdasarkan wilayah. Kebijakan tersebut dinilai dapat mendorong masyarakat membeli dan mendaftarkan kendaraan di daerah asal sehingga penerimaan pajak kendaraan lebih merata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data Bapenda Sumatera Utara hingga Agustus 2026, realisasi penerimaan pajak daerah mencapai 55,41 persen atau sekitar Rp3,86 triliun dari target Rp6,96 triliun. Bobby meminta pemerintah daerah mempercepat pencapaian target penerimaan hingga akhir tahun.
Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol. Dedy Suhartono menekankan pentingnya integrasi pelayanan Samsat yang lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sejumlah langkah yang didorong meliputi perluasan layanan Samsat Keliling hingga wilayah yang sulit dijangkau, penyediaan kanal pembayaran yang lebih fleksibel serta edukasi mengenai pentingnya balik nama kendaraan.
Dedy juga mendorong interkoneksi basis data antara Bapenda, Kepolisian dan Jasa Raharja. Rekonsiliasi data secara berkala diperlukan untuk memastikan legalitas dan akurasi data kendaraan serta wajib pajak.
“Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) didorong sebagai solusi transaksi elektronik utama masyarakat tanpa batasan waktu dan tempat,” ujarnya.
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni mengatakan PAD menjadi salah satu indikator kemandirian fiskal daerah. Untuk meningkatkan penerimaan daerah, pemerintah daerah didorong menjalankan strategi intensifikasi, ekstensifikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi dan inovasi progresif.
Agus juga mengapresiasi berbagai inovasi pelayanan Samsat di Sumatera Utara dan mendorong agar inovasi tersebut dapat direplikasi serta distandardisasi di daerah lain.
“Kami memberikan apresiasi khusus dan mendorong replikasi serta standardisasi berbagai inovasi pelayanan Samsat yang telah dirintis di Sumatera Utara, seperti Samsat Drive-Thru hasil kolaborasi dengan Bank Sumut,” katanya.
Halaman : 1 2









