JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Jasa Raharja (Persero) memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan layanan keselamatan jalan tol berbasis digital melalui aplikasi Travoy. Layanan ini disiapkan untuk membantu masyarakat khususnya pengguna jalan tol mendapatkan informasi risiko serta melaporkan kecelakaan dan menemukan rumah sakit terdekat hingga mengakses bantuan darurat dengan lebih cepat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya dan Pengembangan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital di Jakarta pada Rabu (2/9).
Penandatanganan dilakukan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki melalui aplikasi Travoy dan aplikasi Jasfren. Sinergi mencakup pemanfaatan sumber daya serta data dan informasi serta sarana dan kanal layanan hingga kapabilitas masing-masing perusahaan untuk memperkuat keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pelayanan jalan tol. Menurutnya peningkatan keselamatan tidak hanya dilakukan melalui penyediaan infrastruktur yang andal tetapi juga melalui kemampuan mendeteksi risiko dan menyampaikan informasi yang tepat serta memastikan pengguna mendapatkan bantuan ketika menghadapi kondisi darurat.
“Bagi kami keselamatan pengguna menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman perjalanan di jalan tol. Karena itu kami terus mendorong penguatan layanan yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi insiden tetapi juga pada bagaimana risiko dapat diantisipasi sejak awal. Melalui kolaborasi dengan Jasa Raharja kami ingin menghubungkan data dan teknologi serta kompetensi yang dimiliki kedua pihak untuk menghadirkan layanan keselamatan yang lebih cepat dan tepat serta relevan dengan kebutuhan pengguna,” ujar Rivan.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah dan cepat serta terintegrasi menjadi salah satu fokus utama dalam penguatan layanan Jasa Raharja.
“Ketika kecelakaan terjadi korban dan keluarga tidak boleh dibebani dengan kebingungan mencari bantuan atau informasi mengenai layanan yang tersedia. Melalui kolaborasi ini kami ingin mendekatkan akses pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat dalam satu platform yang mudah digunakan,” ujarnya.
Menurut Awaluddin kecepatan informasi menjadi bagian penting dalam penanganan korban. Informasi awal yang diterima secara cepat dan akurat dapat membantu koordinasi antara pengelola jalan tol dan petugas Jasa Raharja serta fasilitas kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









