Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun Drastis, Presiden Prabowo Apresiasi Keberhasilan Arus Mudik dan Balik Idulfitri 2025

- Redaksi

Selasa, 8 April 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan arus mudik dan balik Idulfitri 1446 H yang berlangsung aman, lancar, dan berkeselamatan. Meskipun jumlah pemudik meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan mudik tahun ini terbukti bebas dari lonjakan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang berarti.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia yang digelar di Jakarta pada Selasa, 8 April 2025. “Saya di sini atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua instansi dan lembaga yang telah bekerja keras sehingga bulan Ramadan dan arus mudik maupun balik berjalan dengan baik dan lancar. Ini merupakan suatu prestasi karena arus mudik tahun ini adalah yang terbesar selama ini, bahkan lebih besar dari tahun lalu, namun tanpa kemacetan yang berarti,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menyoroti capaian luar biasa dari sisi keselamatan lalu lintas. Menurutnya, penurunan angka kecelakaan menjadi bukti nyata keberhasilan koordinasi lintas instansi. “Yang lebih memuaskan adalah angka kecelakaan yang turun secara drastis, lebih dari 30 persen dibandingkan tahun lalu. Ini adalah hasil kerja keras dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian Republik Indonesia, dan seluruh jajaran yang terlibat,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan Signifikan Angka Kecelakaan dan Korban

Data resmi disampaikan oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, dalam acara Apel Penutupan PAM Lebaran 1446 H yang berlangsung di Ballroom Jasa Raharja, Rabu (9/4). Selama periode 26 Maret–8 April 2025, tercatat sebanyak 2.880 insiden kecelakaan, menurun 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.174 insiden.

Penurunan juga tercermin dari jumlah korban kecelakaan yang turun 28 persen, dari 6.836 orang menjadi 4.892 orang. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia menurun drastis hingga 50 persen, dari 688 menjadi 342 jiwa.

Penurunan signifikan terjadi di ruas jalan tol, dengan jumlah korban meninggal dunia turun 73 persen, dari 44 korban di tahun 2024 menjadi hanya 12 korban di tahun ini. Jumlah insiden juga menurun 35 persen, dari 55 menjadi 36 kasus.

Baca:  Kunjungan Kapolda Metro Jaya Ke Posyan Terpadu Keduwaringin

Mayoritas Korban Bukan Pemudik

Dari data yang dihimpun PT Jasa Raharja, hanya 7,02 persen korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang merupakan pemudik, sementara 92,98 persen lainnya bukan pemudik. “Tiga kantor wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia yang merupakan pemudik paling tinggi adalah Jawa Barat (8 orang), Jawa Tengah (4 orang), dan Lampung (3 orang),” jelas Rivan.

Kolaborasi Lintas Instansi Jadi Kunci Keberhasilan

Rivan menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama yang erat antar instansi, terutama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. “Hasil positif ini merupakan buah dari kolaborasi dan koordinasi lintas sektor, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan sistem lalu lintas yang berkeselamatan. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, serta seluruh stakeholder yang telah menjalankan kesepakatan bersama demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai BUMN yang memiliki mandat memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja terus berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan manusiawi, khususnya pada momentum strategis seperti arus mudik dan balik Idulfitri.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL di Bekasi Sudah Terima Santunan Jasa Raharja
Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS
Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur
Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama Transformasi Transportasi Publik
Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Di Operasi Ketupat 2026
Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital Layanan Samsat di Rakor 2026
Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:29 WIB

Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS

Selasa, 28 April 2026 - 09:01 WIB

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:23 WIB

Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

Jumat, 24 April 2026 - 20:40 WIB

Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama Transformasi Transportasi Publik

Kamis, 23 April 2026 - 15:39 WIB

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Di Operasi Ketupat 2026

Rabu, 22 April 2026 - 15:47 WIB

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital Layanan Samsat di Rakor 2026

Selasa, 21 April 2026 - 11:57 WIB

Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Jumat, 17 April 2026 - 08:32 WIB

Bayar Pajak Lebih Mudah, Perlindungan Lebih Pasti: Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik

Berita Terbaru