Lebih jauh, perempuan juga memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan sejak dari rumah. Edukasi tertib berlalu lintas sejatinya dimulai dari keluarga, di mana ibu menjadi sosok pertama yang menanamkan nilai disiplin, kehati-hatian, dan kepedulian terhadap keselamatan.
Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan bahwa semangat Kartini tetap relevan bagi perempuan masa kini. “Menjadi perempuan masa kini adalah tentang keberanian untuk berdiri tegak, menentukan pilihan, dan mandiri atas setiap jalan hidup yang dipilih. Kemandirian bukan sekadar pembuktian diri, tetapi keyakinan bahwa kita memiliki kekuatan untuk membawa perubahan. Semangat inilah yang dahulu diperjuangkan oleh Ibu Kartini,” ujarnya.
Menurutnya, semangat tersebut kini hidup dalam keseharian perempuan Indonesia dan menjelma menjadi energi besar di tangan perempuan-perempuan hebat. “Kartini masa kini hadir pada mereka yang melangkah tangguh dan mandiri, menggerakkan roda ekonomi, serta dengan penuh kasih merawat harapan dari dalam rumah dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan,” ungkap Dewi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui berbagai inisiatif perlindungan dan pemberdayaan, Jasa Raharja berkomitmen memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan untuk bangkit dan berkembang. Semangat Kartini hari ini bukan hanya tentang emansipasi, tetapi juga keberanian untuk terus melangkah dengan perlindungan, dukungan, dan harapan yang nyata.
Halaman : 1 2









