CIREBON – Jasa Raharja Cabang Cirebon ikut melaksanakan Kegiatan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dilaksanakan pada tanggal 26 sd 28 Agustus 2025 di wilayah Kab Cirebon dan Ciledug dengan melibatkan personil gabungan dari Jasa Raharja yaitu Kepala Cabang Jasa Raharja Cirebon, Danny Firnando, Penanggung Jawab Samsat Kab Cirebon, Nunung Nur Achya, Penanggung Jawab Samsat Ciledug, Dicki Ramadhan kemudian POLRI, TNI, dan Bapenda.
Kegiatan ini dilaksanakan di titik strategis, yaitu di Polsek Talun Kab Cirebon dan di Depan Kantor Kec Lemahabang. Kegiatan ini merupakan upaya dalam meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam melakukan pengesahan STNK, pembayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Para pemilik kendaraan yang terjaring diberikan sosialisasi serta pemahaman secara humanis. Beberapa di antara mereka ada yang langsung membayar di tempat karena disediakan juga layanan samsat keliling.
Selain melaksanakan Kegiatan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ada juga apresiasi berupavoucher merchant kepada para wajib pajak yang telahmemenuhi kewajibannya tepat waktu dan layananKesehatan Gratis atau Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya penggunakendaraan bermotor. Kegiatan ini merupakan bagian darikomitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan serta memperkuat peransosial Jasa Raharja di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jasa Raharja konsisten memberikan dukungan dalam rangka meningkatkan keselamatan berkendara bagi para pengguna jalan dan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan, salah satunya dengan melakukan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotorbersama mitra terkait,” ujar Danny Firnando.
Selain penertiban, operasi ini juga menjadi ajangsosialisasi program pemerintah terkait keringanan pajak. Masyarakat diberikan informasi mengenai manfaatmembayar pajak tepat waktu, termasuk perlindunganmelalui SWDKLLJ yang dapat membantu korban kecelakaan lalu lintas.
Diharapkan, operasi gabungan ini tidak hanyameningkatkan kepatuhan pajak, tetapi juga menciptakankesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatanberkendara. Dengan begitu, angka kecelakaan lalu lintasdapat ditekan dan dapat mengurangi fatalitas dalamkecelakaan lalu lintas.









