KAB. BANDUNG BARAT – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta keselamatan berkendara, dilaksanakan RapatPersiapan Operasi Gabungan yang melibatkan berbagai instansi terkait di wilayah Samsat Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (28/10).
Kegiatan rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh unsur Jasa RaharjaSamsat Padalarang, P3DW Kabupaten Bandung Barat, Satlantas Polres Cimahi, Bapenda Kabupaten Bandung Barat, serta Denpom Cimahi. Seluruh pihakberkoordinasi dalam membahas rencana teknis dan strategi pelaksanaan operasi yang akan digelar dalam waktu dekat.
Rapat ini membahas secara rinci mengenai langkah-langkah pengawasan dan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi kendaraan bermotor, kelayakankendaraan, serta penerapan aturan lalu lintas di lapangan. Tujuan utama dari operasigabungan tersebut adalah untuk memastikan para pengendara mematuhi seluruhketentuan hukum yang berlaku, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain fokus pada aspek penegakan hukum, operasi gabungan juga akan diisi dengankegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Petugas Jasa Raharja dalam kesempatan ini turut memberikan pemaparan mengenaiperlindungan dasar asuransi kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengingatkanpentingnya kepemilikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sah dan asuransikendaraan bagi setiap pengendara.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diimbau untuk selalu melaksanakan kewajibanpembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU). Kedua kewajiban tersebutmemberikan manfaat perlindungan sesuai Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun1964, yang menjamin santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan maupunpenumpang kendaraan bermotor umum.
Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Padalarang, Windy Prawita menyampaikanbahwa sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan operasi gabungan ini merupakan bentukkomitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendaradengan aman dan tertib.
“Operasi gabungan ini tidak hanya bertujuan menegakkan aturan, tetapi juga menjadisarana edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya keselamatan, kelengkapan dokumen kendaraan, serta kepatuhan dalam membayar kewajiban pajakdan asuransi,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan operasi gabungan yang terkoordinasi dan berkelanjutan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menekan angka pelanggaran sertamengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalammewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.









