“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN 2026, khususnya Mudik Gratis Jasa Raharja, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat. Ini cara kami berbagi harapan dan memastikan kehadiran negara benar-benar terasa,” ujar Awaluddin.
Sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas, Jasa Raharja juga menghadirkan bus khusus disabilitas agar layanan mudik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pusat pemberangkatan rencananya akan dilaksanakan di Ring Road Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.
Awaluddin menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini. “Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi berkompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu peserta Mudik Gratis Jasa Raharja, Ibu Anita, mengaku telah mengikuti program ini selama lima tahun berturut-turut. Menurutnya, layanan yang diberikan semakin baik dari tahun ke tahun. “Setiap tahun makin tertata, lebih nyaman, dan prosesnya lebih mudah. Kami jadi lebih tenang karena merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik,” ujarnya.
Selain melayani pemudik secara langsung, Jasa Raharja juga berkontribusi menyediakan moda bus bagi pemerintah provinsi dengan total dukungan untuk 3.599 pemudik. Rinciannya meliputi Jawa Timur 25 bus (1.075 orang), Jawa Tengah 16 bus (864 orang), Jawa Barat 10 bus (480 orang), Sumatera Selatan 10 bus (360 orang), Aceh 10 bus (360 orang), Sulawesi Selatan 10 bus (250 orang), Banten 2 bus (90 orang), serta Sulawesi Tengah 10 bus (120 orang).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman sekaligus mendukung upaya keselamatan transportasi di berbagai daerah, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih nyaman dan selamat.
Halaman : 1 2









