“Forum ini memperkuat bahwa sinergi keselamatan transportasi bukan hanya konsep, tetapi diwujudkan melalui kolaborasi nyata di lapangan,” katanya.
Lebih lanjut, Awaluddin menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program yang akan disinergikan bersama Korlantas Polri, salah satunya penanggulangan gawat darurat pada kecelakaan lalu lintas. Program ini bertujuan menekan tingkat fatalitas korban melalui respons cepat pada fase krusial pascakecelakaan.
Selain itu, Jasa Raharja juga menghadirkan dukungan teknologi melalui platform digital JRku, yang memungkinkan pengemudi ojol melaporkan kejadian kecelakaan secara cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui platform JRku, pengemudi ojol dapat menjadi bagian dari ekosistem keselamatan dengan melaporkan kejadian secara cepat, sehingga penanganan pada masa golden period bisa lebih optimal,” jelasnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan terintegrasi, sekaligus memperkuat peran masyarakat—khususnya pengemudi ojol—dalam menciptakan sistem keselamatan transportasi yang berkelanjutan.
Halaman : 1 2









