Dewi menambahkan, bersama Korlantas Polri dan stakeholder terkait, Jasa Raharja telah menyiapkan 76 titik pos pelayanan terpadu yang tersebar di wilayah Jawa, Bali, Lampung, dan Sumatera Selatan. Pos-pos tersebut siaga melayani sepenuh hati serta memastikan kehadiran negara dalam setiap aspek pelayanan keselamatan publik.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan kesiapan Polri dalam memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama libur Nataru, termasuk di kawasan Puncak dan sekitarnya.
“Ada tiga hal yang harus dipastikan. Pertama, negara hadir memastikan seluruh rangkaian pengamanan Nataru berjalan aman serta menjaga harkamtibmas. Kedua, negara menjamin kamseltibcarlantas. Ketiga, kesiapan menghadapi kondisi emergensi seperti cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan tanah longsor dan sebagainya. Semua skenario sudah disusun dan kita harus siap berkolaborasi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agus juga menjelaskan bahwa Operasi Lilin 2025 mencakup empat klaster utama yang dikelola secara komprehensif. Klaster pertama adalah jalan tol dan arteri, termasuk jalur alternatif, dengan skenario rekayasa lalu lintas yang siap diterapkan. Klaster kedua adalah tempat wisata beserta jalur aksesnya. Klaster ketiga adalah tempat ibadah yang harus dijaga agar tidak terjadi peristiwa menonjol selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Klaster keempat adalah pelabuhan penyeberangan sebagai salah satu simpul mobilitas masyarakat.
Melalui keterlibatannya dalam survei kesiapan Operasi Lilin 2025 di Puncak, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya penurunan risiko kecelakaan dan perlindungan masyarakat selama perjalanan libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Halaman : 1 2









