KAB. BEKASI – PT Jasa Raharja Cabang Bekasi menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan penanggulangan kegawatdaruratan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Acara yang berfokus pada keselamatan masyarakat dalam kondisi kegawatdaruratan dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) dan sosialisasi penggunaan Aplikasi Panic Button Tombol SIRINE (Sistem Respons Insiden dan Gawat Darurat) Kabupaten Bekasi.
Kepala Jasa Raharja Cabang Bekasi, Priatmojo, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang digagas oleh Dinkes Pemwrintah Kab Bekasi. Program ini merupakan langkah mudah dan aplikatif yang sejalan dengan amanah Jasa Raharja dalam penanganan korban kecelakaan sehingga mengurangi fatalitas bagi korban kecelakaan lalu lintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semakin cepat korban tertangani, semakin besar peluang penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas. Data dan informasi yang terintegrasi melalui SPGDT juga akan sangat membantu proses percepatan penanganan korban kecelakaan lalu lintas.”
Program SPGDT dirancang untuk mengintegrasikan seluruh elemen penanggulangan gawat darurat, mulai dari kepolisian, dinas kesehatan, rumah sakit, hingga instansi terkait lainnya. Aplikasi SIRINE diharapkan menjadi alat bagi masyarakat untuk melaporkan insiden kecelakaan atau kegawatdaruratan lainnya secara aplikatif yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh command center Pemkab Bekasi.
Partisipasi Jasa Raharja Bekasi ini memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Selain aktif dalam penanggulangan pasca-kejadian, Jasa Raharja juga terus mengkampanyekan keselamatan lalu lintas sebagai upaya pencegahan pre-emtif demi terwujudnya Kabupaten Bekasi yang aman dan berkeselamatan.









