Dalam kesempatan yang sama, KNKT memberikan paparan mendalam mengenai pola dan penyebab kecelakaan pada angkutan umum berdasarkan hasil investigasi di lapangan. Para pengemudi dibekali pemahaman terkait faktor manusia, kondisi kendaraan, serta lingkungan jalan yang kerap menjadi pemicu kecelakaan. Sementara itu, Polresta Tasikmalaya menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas sebagai wujud profesionalisme pengemudi dan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Mewakili Jasa Raharja, Kepala Bagian Pelayanan Muchtar Wahyudi Utomo, SE, CHRA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan transportasi darat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat momentum Nataru. Ia berharap melalui pelatihan ini para pengemudi semakin terampil, waspada, serta disiplin dalam berkendara sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalisir dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara Jasa Raharja, KNKT, dan Polresta Tasikmalaya diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan transportasi yang berkeselamatan. Diklat ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung target zero accident pada periode Nataru 2025–2026, sekaligus menunjukkan kepedulian berkelanjutan terhadap keselamatan pengguna jalan di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2









