Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Kampung Pasawahan dapat menjadi salah satu contoh lingkungan yang mampu membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan. Edukasi dan pembinaan yang dilakukan secara konsisten di tingkat masyarakat dinilai penting untuk membentuk kebiasaan positif, khususnya bagi generasi muda sebagai pengguna jalan di masa mendatang.
PJ Samsat Kabupaten Garut Nia Purnamasari menyampaikan bahwa keterlibatan Samsat dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam menciptakan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas.
“Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kesadaran masyarakat tidak hanya meningkat dalam hal kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, pembinaan, dan pengawasan di tengah masyarakat.
PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya bersama Tim Pembina Samsat dan stakeholder terkait akan terus berkomitmen mendukung berbagai program yang berorientasi pada keselamatan lalu lintas, peningkatan kepatuhan masyarakat, serta terciptanya lingkungan yang aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.
Kegiatan Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas Polres Garut di Kampung Pasawahan menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya keselamatan lalu lintas dari lingkungan masyarakat, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap terciptanya lalu lintas yang semakin aman, tertib, dan berkeselamatan di Kabupaten Garut.
Halaman : 1 2









