Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai risiko keterlambatan pembayaran, baik dari sisi administrasi maupun dampaknya terhadap tertib administrasi kendaraan bermotor. Oleh karena itu, kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ diharapkan dapat terus meningkat sehingga tercipta budaya tertib administrasi di tengah masyarakat.
Pemanfaatan Aplikasi Panah Pasopati menjadi salah satu inovasi dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas petugas Samsat di lapangan. Dengan sistem yang terintegrasi, proses identifikasi kendaraan menunggak dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran sehingga mendukung upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Petugas Samsat Ciawi Sdr. Ahmad Fauzan menyampaikan bahwa kegiatan penelusuran akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik serta mengoptimalkan penerimaan daerah dan perlindungan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kegiatan penelusuran ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ tepat waktu. Kepatuhan masyarakat tidak hanya mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor, tetapi juga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah serta keberlangsungan program perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.”
Ke depan, Samsat Ciawi akan terus mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, dan berbasis teknologi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat. Sinergi antara instansi yang tergabung dalam Samsat diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang semakin optimal, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Halaman : 1 2









