Di Kabupaten Ciamis, layanan dipusatkan di Alun-Alun yang menjadi titik kumpul masyarakat menjelang berbuka puasa. Petugas tidak hanya memberikan pelayanan administrasi kendaraan secara efisien, tetapi juga menyampaikan edukasi mengenai pentingnya SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Untuk wilayah Banjar, kegiatan berlangsung di Halaman Pendopo Kota Banjar. Lokasi yang representatif dan nyaman memudahkan aparatur sipil maupun masyarakat umum untuk memanfaatkan layanan sebelum kembali ke rumah masing-masing.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang TK I Tasikmalaya, Wahyu Pria Wibowo, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mengubah persepsi bahwa membayar pajak kendaraan merupakan proses yang rumit dan menyita waktu. Melalui konsep ngabuburit, masyarakat dapat membayar pajak sambil menikmati suasana sore Ramadhan. Ia juga menegaskan bahwa SWDKLLJ yang dibayarkan masyarakat dikelola untuk memberikan kepastian jaminan bagi korban kecelakaan lalu lintas sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program Samsat Keliling Ngabuburit menghadirkan kemudahan akses di titik keramaian, proses yang cepat dengan persyaratan sederhana berupa STNK dan KTP asli, pemberian insentif apresiasi, serta edukasi mengenai manfaat perlindungan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja mengimbau seluruh pemilik kendaraan bermotor untuk memastikan masa berlaku pajak dan SWDKLLJ dalam kondisi aktif. Kepatuhan administrasi kendaraan bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama, khususnya menjelang arus mudik Lebaran. Dengan pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan humanis, Jasa Raharja bersama mitra Samsat se-Priangan Timur terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Halaman : 1 2









