“Harapan kami, masyarakat semakin sadar untuk tertib administrasi. Jangan menunggu kendaraan diberhentikan dalam operasi. Jika kewajibannya sudah jatuh tempo, segera lakukan pembayaran. Dengan tertib membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ, masyarakat turut mendukung pembangunan sekaligus memastikan adanya perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan,” katanya.
Operasi Gabungan di Panumbangan sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi Tim Pembina Samsat dalam menjalankan fungsi pelayanan, edukasi, pengawasan, dan peningkatan kepatuhan masyarakat. Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem administrasi kendaraan yang semakin tertib.
Bagi Jasa Raharja, kepatuhan membayar SWDKLLJ memiliki makna yang lebih luas. Dana tersebut berkaitan erat dengan hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan. Karena itu, edukasi mengenai SWDKLLJ terus dilakukan bersamaan dengan peningkatan kesadaran pembayaran PKB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan di Panumbangan diharapkan tidak berhenti pada capaian penerimaan hari ini. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran jangka panjang agar masyarakat secara mandiri memastikan kendaraan yang digunakan telah memenuhi kewajiban administrasinya.
Tim Pembina Samsat Kabupaten Ciamis pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pelayanan dan operasi gabungan secara berkelanjutan*, dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, dan solutif.
Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk tertib membayar PKB dan SWDKLLJ, diharapkan kepatuhan administrasi kendaraan di Kabupaten Ciamis terus meningkat, penerimaan daerah semakin optimal, dan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dapat terus diberikan secara maksimal
Halaman : 1 2









