Wahyu Pria Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat basis data serta mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya. “Dengan pemanfaatan aplikasi Panah Pasopati, kami dapat lebih efektif dalam melakukan penelusuran kendaraan menunggak, sehingga upaya peningkatan kepatuhan dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PKB dan SWDKLLJ semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya tertib administrasi kendaraan bermotor di wilayah hukum Tasikmalaya dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2









