Menurutnya, melalui program “Polantas Menyapa”, Jasa Raharja bersama Ditlantas Polda Jabar ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan para mitra pengemudi ojol sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan berkendara dan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
“Jasa Raharja hadir tidak hanya memberikan perlindungan dasar pasca kecelakaan, tetapi juga aktif melakukan upaya pencegahan melalui edukasi keselamatan transportasi. Dalam kegiatan ini kami juga akan memperkenalkan aplikasi JRku, khususnya fitur Lapor Laka, sebagai bentuk kepedulian bersama agar masyarakat lebih tanggap dan peduli terhadap korban kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.
Program “Polantas Menyapa” sendiri akan menghadirkan sesi dialog interaktif antara jajaran Ditlantas Polda Jabar, Jasa Raharja, dan sekitar 500 perwakilan komunitas ojol dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mendapatkan edukasi terkait tata tertib berlalu lintas, hak perlindungan dasar korban kecelakaan, prosedur santunan Jasa Raharja, hingga pentingnya menjaga keselamatan diri selama bekerja di jalan raya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, kegiatan juga akan dilengkapi dengan bimbingan teknis safety riding yang disesuaikan dengan karakteristik dan mobilitas tinggi pengemudi ojek online. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan berkendara aman serta membangun budaya disiplin berlalu lintas di kalangan pengemudi transportasi daring.
Adapun sejumlah poin kolaborasi utama yang disepakati dalam rapat FKLL tersebut meliputi:
Pameran Edukasi Stand Traffic Accident Analysis (TAA);
Program “Polantas Menyapa” bersama komunitas ojek online;
Edukasi keselamatan berlalu lintas dan perlindungan dasar Jasa Raharja;
Sosialisasi aplikasi JRku dan fitur Lapor Laka;
Pelaksanaan bimbingan teknis safety riding bagi mitra pengemudi ojol.
Melalui kolaborasi ini, Jasa Raharja dan Ditlantas Polda Jawa Barat berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, memperkuat budaya tertib berkendara, serta menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan di wilayah Jawa Barat.
Sinergi antarinstansi dalam Forum Keselamatan Lalu Lintas juga diharapkan mampu menghadirkan program-program keselamatan transportasi yang lebih adaptif, edukatif, dan tepat sasaran demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh masyarakat.
Halaman : 1 2









