“Kami juga memperkuat sistem monitoring digital melalui integrasi data kecelakaan secara online dengan rumah sakit, serta menjalankan kegiatan edukasi dan imbauan keselamatan di sekitar 1.700 titik lokasi. Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif bersama berbagai stakeholder, termasuk melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” kata Awaluddin.
Ia menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh rangkaian kesiapan mudik. “Harapan kami sederhana: masyarakat berangkat mudik dengan selamat dan kembali juga dengan selamat. Karena itu, keselamatan bertransportasi harus menjadi prioritas bersama seluruh pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jasa Raharja yang menghadirkan forum diskusi bersama para pakar transportasi dan akademisi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Dirut Jasa Raharja yang telah mengundang kami bersama para pakar transportasi dan akademisi untuk mendapatkan saran dan masukan. Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan momentum sosial dan spiritual selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan aman,” ujarnya.
Menurut Agus, seluruh skenario pengamanan arus mudik telah disiapkan secara kolaboratif oleh berbagai pihak.
“Kami siap menjaga masyarakat yang berangkat mudik hingga sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Sederhana saja: berangkat selamat, pulang juga selamat. Skenario pengamanan di jalan tol, jalan arteri, penyeberangan, tempat wisata hingga tempat ibadah telah dikolaborasikan. Kata kunci dari Operasi Ketupat adalah keselamatan, kolaborasi, dan sinergitas,” katanya.
Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ruang bagi para pakar transportasi untuk menyampaikan berbagai masukan strategis guna memperkuat langkah-langkah operasional di lapangan. Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, akademisi, dan pemangku kepentingan transportasi, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.
Halaman : 1 2









