BANJAR — Dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan serta kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor, PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya bersama jajaran terkait melaksanakan Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pendapatan Triwulan III dan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Kegiatan yang dilaksanakan di Kopi Biji Banjar tersebut juga dirangkaikan dengan penyampaian TR terkait titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kota Banjar.
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE., CPS, bersama H. Deni Handoyo, S.Sos., MM, serta Kasatlantas Polresta Banjar AKP Priyo Sumbodo, SE., beserta jajaran masing-masing. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, mengevaluasi capaian pendapatan sampai dengan Triwulan III, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan yang masih ditemukan di lapangan.
Dalam pembahasan Analisa dan Evaluasi Pendapatan Triwulan III, masing-masing jajaran menyampaikan perkembangan capaian, kendala, serta potensi yang masih dapat dioptimalkan. Evaluasi dilakukan sebagai upaya memastikan strategi peningkatan pendapatan dapat berjalan secara terarah dan efektif, khususnya melalui penguatan kolaborasi antara Jasa Raharja, Kepolisian, serta stakeholder terkait dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah pembahasan mengenai Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU). Data dan kondisi KTMDU menjadi perhatian bersama karena masih terdapat kendaraan yang belum memenuhi kewajiban administrasi maupun pembayaran pajak. Melalui kegiatan Anev, Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat berupaya melakukan pemetaan terhadap potensi KTMDU serta menyusun langkah tindak lanjut yang lebih efektif, baik melalui penelusuran, pendekatan persuasif, maupun optimalisasi koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE., CPS, menyampaikan bahwa evaluasi secara berkala sangat penting untuk memastikan berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan hasil yang optimal. Menurutnya, peningkatan kepatuhan masyarakat membutuhkan strategi yang konsisten serta dukungan dan sinergi dari seluruh stakeholder.
“Anev ini menjadi momentum bagi kita untuk melihat kembali capaian yang telah diperoleh sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Khusus terkait KTMDU, diperlukan sinergi dan tindak lanjut yang konsisten agar potensi kendaraan yang belum melakukan daftar ulang dapat terus ditelusuri dan didorong untuk memenuhi kewajibannya,” ujar Wahyu.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









